Rombongan delegasi Akademi Pertahanan Nasional Laos, ‘Kaisone PHOMVHIHANE PDR LAOS’ melaksanakan kunjungan kehormatan ke Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, pada tanggal 22 April 2010, mulai jam 09.45 sampai dengan jam 13.30 WIB. yang langsung diterima oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Badiklat Kemhan, Brigjen TNI Drs. Herry Noorwanto, M.A. yang didampingi oleh (Kabid Evlap) Kolonel Sus Drs.I Ketut Winaya,M.A. (Kabid Opsdik) Kolonel Caj Surryanto,DW,M.H,M.M, (Kabid Renmin) Kolonel Caj Drs.Asykur Ro’is dan (Kasubbag TU) Letkol Caj Drs.Agus Dwiyanto.
Rombongan delegasi, terdiri dari enam orang, yakni : Brigjen Thongloy SILIVONG (Komandang Akademi Pertahanan PDR Laos),
Brigjen Khamla PHANSAYASOUK,
Kolonel Visien SISAATH,
Mayor Southivong VONGDALA,
Mayor Latsakhoune VONGPHOSY,
Mayor Touy VILAKETH (wakil Atase Pertahanan Laos di Jakarta)
Kolonel ARM Saptono Aji (Pendamping/Athan-RI di Laos)
Selama melaksanakan kunjungan Delegasi Akademi Pertahanan Laos, berkesempatan untuk melakukan peninjauan pelaksanaan pendidikan yang sedang berlangsung di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, yaitu : kelas Kursus Intensif Bahasa Inggris dan Kelas Kursus Intensif Bahasa Indonesia bagi Perwira Siswa Manca negara, Laboratorium Bahasa, Learning Centre, Perpustakaan, mes, common room, military corner, dan fasilitas lainnya. Dan terakhir dilaksanakan serah terima cindera mata antara kedua institusi pendidikan.
Akademi Pertahanan Nasional Laos ‘Kaisone PHOMVHIHANE PDR LAOS’ membawahi Sekolah Bahasa Pertahanan Nasional Laos, dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan bagi Taruna-Taruna Akademi Pertahanan, termasuk melaksanakan pendididkan/kursus bahasa bagi para siswanya.
Tujuan kunjungan Delegasi Pertahanan Nasional Laos adalah melaksanakan studi banding untuk mendapatkan masukan sebagai acuan untuk pengembangan Sekolah Bahasa Akademi Pertahanan Nasional RDR Laos.
Pada kesempatan ini juga dibahas rencana pengiriman para perwira angkatan bersenjata Laos untuk belajar bahasa Inggris dan bahasa Indonesia di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan serta peningkatan kerjasama di bidang pelaksanaan pendidikan bahasa pada kedua institusi pendidikan.